Arsip

Posts Tagged ‘puisi’

udara maLam

25 Oktober 2012 Tinggalkan komentar

Udara malam ini terasa dingin
Dingin tanpa senyummu
Lama tak ku lihat
senyum itu
Tawa itu
Canda itu
Dan segala keluh itu
Entah
Apalagi yg ku fikirkan
Dan aku hanya bisa diam
Menunggu senyum itu
Meski kau tak tau begitu berartinya bagiku

kehidupan

2 Januari 2010 Tinggalkan komentar

Terkadang aq sendiri tidak mengerti tentang hidup ini. Kenapa semua orang bingung memikirkan hidupnya. Sedangkan semua itu juga karena sebab akibat dari perbuatannya sendiri. Aq yakin semuanya tak lepas dari tingkah laku sebelumnya. Sebenarnya hidup hanyalah pilihan dengan modal yang ada sebelumnya yaitu keturunan. Baik atau buruk keadaan seseorang memang bergantung pada titipan yang sudah ada pada dirinya. Entah bagaimana melanjutka semua itu tergantung pada pilihan hidupnya. Jangan salahkan orang lain dengan apa yang ada sekarang, tapi berkacalah dari apa yang sudah kita lakukan selama ini hingga membuat keadaan yang seperti ini dan kita sendiri pun tak mengerti apa yang sudah terjadi pada diri kita.
Berdoa adalah hal paling banyak dilakukan orang untuk memohon agar semuanya akan menjadi lebih baik. Namun banyak juga manusia yang berdoa hanya disaat keadannya tidak pada apa yang ia inginkan. Dimanapun, kita bisa berdoa dan pasti terdengar oleh-Nya. Terkadang manusia lupa untuk berdoa disaat semua sudah sesuai pada apa yang diingkannya, yaitu bersyukur. Hal yang mudah dan banyak orang telah melalaikannya.
Berusaha, dengan berusaha dirinya berharap semuanya akan menjadi seperti apa yang diinginkannya. Besarnya kecilnya usaha pasti akan tidak akan jauh dari hasil yang akan didapatnya. Terkadang memang semuanya bertolak belakang dan membuat dirinya menjadi tak percaya dengan apa yang ada. Padahal dirinya sudah hampir sampai pada keinginannya namun fakta berkata lain. Sebenarnya hal seperti itu hanyalah ujian untuk kita dapat menjadi lebih tegar dan bisa menerima makna hidup dan tak semua orang bisa bisa seperti itu. Hanyalah orang yang benar-benar yang mampu untuk bisa menerima dan bangkit untuk bersaha lebih keras lagi.
Pasrah, setelah berdoa dengan diimbangi usaha yang keras manusia hanya bisa pasrah terhadap apa yang terjadi (vhariss, 261209) dan bisa menerima semua dengan lapang. Banyak orang tak bisa menerima apa yang memang seharusnya harus terjadi, padahal semua itu sudah digariskan dan memang harus terjadi. Mengelak pun tak kan nada gunanya. Terkadang banyak orang bodoh yang tak bisa menerima apa yang telah ada dan membuat dirinya merugi dengan melakukan hal-hal yang sangat bodoh dan itulah orang bodoh. Bangkit adalah kunci dari semua itu. Menyusun kembali semua dari awal dan memandang jauh kedepan untuk masa depan. Jangan pernah hitung berapa kali anda jatuh, tapi banggalah anda yang yang telah beberapa bangkit dari kegagalan. Berbicara itu memang mudah, namun lebih mudah lagi jika melakukannya dengan senang hati dan ikhlas. (vhariss, 16;47. 281209.)