Arsip

Archive for the ‘buleng punya’ Category

ac milan

7 Januari 2010 Tinggalkan Komentar
Sel, 25 Agustus 2009 09:59

Rossoneri berhasil meraih tiga poin penuh di laga pembuka Liga Italia, dan kini Nerazzurri telah menunggu tantangan Milan.

General Manager Milan Adriano Galliani puas dengan performa timnya hari Minggu dini hari lalu ketika menang 2-1 di Siena di matchday pertama Liga Italia Serie-A

Kemenangan memang penting untuk mengangkat moral Rossoneri setelah penampilan mengecewakan pada masa pra-musim, ketika mereka hanya menikmati kemenangan melawan Juventus di Berlusconi Trophy awal minggu ini, itu juga melalui adu penalti.

Hal ini membuat Galliani sempat khawatir, saat bertanding ke Tuscany, namun kini dia mampu menyanyikan nada yang lebih cerah, dalam persiapan anak asuh Leonardo itu menghadapi Inter ‘Sang Mahakuasa’.

“Kami tahu itu adalah pertandingan yang sulit,” papar sang direktur pada Milan Channel. “Siena menyerang sepanjang pertandingan, namun itu berakhir baik.”

“Saya melihat duo bek tengah yang benar-benar luar biasa, Alessandro Nesta dan Thiago Silva, dan Ronaldinho menginterpretasikan perannya di posisi depan.”

“Kini untuk derby, dengan tiga poin di kantung kami sesuatu yang sangat berbeda.

achmad fariz sulton hasan

6 Januari 2010 Tinggalkan Komentar
achmad fariz sulton hasan

achmad fariz sulton hasan

kehidupan

2 Januari 2010 Tinggalkan Komentar

Terkadang aq sendiri tidak mengerti tentang hidup ini. Kenapa semua orang bingung memikirkan hidupnya. Sedangkan semua itu juga karena sebab akibat dari perbuatannya sendiri. Aq yakin semuanya tak lepas dari tingkah laku sebelumnya. Sebenarnya hidup hanyalah pilihan dengan modal yang ada sebelumnya yaitu keturunan. Baik atau buruk keadaan seseorang memang bergantung pada titipan yang sudah ada pada dirinya. Entah bagaimana melanjutka semua itu tergantung pada pilihan hidupnya. Jangan salahkan orang lain dengan apa yang ada sekarang, tapi berkacalah dari apa yang sudah kita lakukan selama ini hingga membuat keadaan yang seperti ini dan kita sendiri pun tak mengerti apa yang sudah terjadi pada diri kita.
Berdoa adalah hal paling banyak dilakukan orang untuk memohon agar semuanya akan menjadi lebih baik. Namun banyak juga manusia yang berdoa hanya disaat keadannya tidak pada apa yang ia inginkan. Dimanapun, kita bisa berdoa dan pasti terdengar oleh-Nya. Terkadang manusia lupa untuk berdoa disaat semua sudah sesuai pada apa yang diingkannya, yaitu bersyukur. Hal yang mudah dan banyak orang telah melalaikannya.
Berusaha, dengan berusaha dirinya berharap semuanya akan menjadi seperti apa yang diinginkannya. Besarnya kecilnya usaha pasti akan tidak akan jauh dari hasil yang akan didapatnya. Terkadang memang semuanya bertolak belakang dan membuat dirinya menjadi tak percaya dengan apa yang ada. Padahal dirinya sudah hampir sampai pada keinginannya namun fakta berkata lain. Sebenarnya hal seperti itu hanyalah ujian untuk kita dapat menjadi lebih tegar dan bisa menerima makna hidup dan tak semua orang bisa bisa seperti itu. Hanyalah orang yang benar-benar yang mampu untuk bisa menerima dan bangkit untuk bersaha lebih keras lagi.
Pasrah, setelah berdoa dengan diimbangi usaha yang keras manusia hanya bisa pasrah terhadap apa yang terjadi (vhariss, 261209) dan bisa menerima semua dengan lapang. Banyak orang tak bisa menerima apa yang memang seharusnya harus terjadi, padahal semua itu sudah digariskan dan memang harus terjadi. Mengelak pun tak kan nada gunanya. Terkadang banyak orang bodoh yang tak bisa menerima apa yang telah ada dan membuat dirinya merugi dengan melakukan hal-hal yang sangat bodoh dan itulah orang bodoh. Bangkit adalah kunci dari semua itu. Menyusun kembali semua dari awal dan memandang jauh kedepan untuk masa depan. Jangan pernah hitung berapa kali anda jatuh, tapi banggalah anda yang yang telah beberapa bangkit dari kegagalan. Berbicara itu memang mudah, namun lebih mudah lagi jika melakukannya dengan senang hati dan ikhlas. (vhariss, 16;47. 281209.)

vharissa

27 Desember 2009 Tinggalkan Komentar

Menghadapku pada langit,

Yang hanya diam…

Bisu terdiam menunjukku…

Menindihku keputusasaan, memberat hatiku ragu…

Tunjukkan halaman, dimanaku bisa berlari…

Tuntunku cahaya,dimanaku berpegang hati…

Berikanku isyarat,hinggaku dapat memahami…

Sejengkal hati yang kau tinggal disana…

Jarak teramat jauh untukku dapat berteriak…

Inginku bersandar,

Usaikan peluh ini dibahumu…

Tahukah begitu lemahku kini…

Mengikis kebisuan panjang usaikan resah ini memendangmu…

Peluk asa yang kian nyata,

Membimbingku menuturkan,

Pengakuan terindah dalam hatiku kini…

Aku merindukanmu,cinta,,,,

Hingga nanti….

Vha.risa

SIRIH MERAH dan DIABETES MELLITUS

27 Desember 2009 Tinggalkan Komentar

ROKOK

26 Desember 2009 Tinggalkan Komentar

vharissa

25 Desember 2009 Tinggalkan Komentar

kenapa semua jalan terasa sulit,,

kenapa semua arah menjadi tak tentu,,

dan aku yakin semua akan menjadi lebih indah,,

vhariss.wordpress.com

25 Desember 2009 Tinggalkan Komentar

nyoba buat dari photosop

21 Desember 2009 Tinggalkan Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.