Beranda > materi kuliah > SEPAK BOLA

SEPAK BOLA

A. SEPAK BOLA

1. Teknik-Teknik Dasar Sepak Bola (lanjutan) Beberapa contoh latihan bermain sepak bola dengan kelompok kecil, baik untuk pemain penyerang , pemain tengah , maupun untuk pemain bertahan , diantaranya berikut ini . a. Latihan Pertama (Bermain 2 Lawan 1) Cara melakukan adalah sebagai berikut. 1. Pemain A dan B berada pada jarak 10 meter . 2. Pemain C yang merupakan lawan petugas merebut bola yang dimainkan pemain A dan B. 3. Pemain A menguasai bola. Pemain C datang meyerang kearah A. Pemain B yang bebas bergerak mencari tempat ke B. 4. Melihat gerakan B, pemain A mengirim bola kearah B, pemain C kemudian menghadang B.Pemain A berlari ke A untuk dapat menerima bola dari pemain B. 5. Jika C berhasil merebut bola pemain yang melakukan kesalahan menggantikan pemain C. 6. Jika C berhasil merebut bola dalam waktu cukup lama, posisi di gantikan oleh salah seorang pemain yang mempunyai bola. b. Latihan Kedua (Bermain 3 Lawan 1) Cara melakukannya adalah sebagai berikut 1. Pemain A,B, dan C membentuk segitiga yang cukup luas, sedangkan seorang pemain lagi, yaitu D sebagai lawan yang akan merebut bola. 2. Ketiga pemain salain mengoper bola, sedangkan pemain C berusaha merebut bola tersebut. 3. Formasi segitiga yang dibentuk oleh ketiga pemain tersebut dapat berubah bentuk. Lalu, dibentuk lagi untuk memberi kemungkinan bagi pemain yang menguasai bola agar mengoper bola ke dua arah. 4. Pada saat pemain A mengoper bola paada B, pemain C segera bergerak dari posisi pertama ke C. Dengan demikian pemain B mempunyai dua kemungkinan untuk mengoper bola,yaitu ke pada C, atau kembali ke pemain A. c. Latihan Ketiga (Bermain 3 Lawan 1) Cara melakukannya adalah sebagai berikut. 1. Formasi sama dengan latihan 2. Pada lawan3 ini, pemain A yang menguasai bola menggiring bola tersebut kearah pemain D, agar pemain D menyerang. 2. Pemain A pada saat diserang oleh pemain D dapat melakukan operan ke B. setelah itu pemain A melanjutkan gerakannya mencari tempat untuk membantu teman yang menguasai bola. 3. Pemain B yang sekarang menguasai bola dapat memutuskan apakah akan menggriring bola kearah lawan, atau melakukan operan kepada salah seorang temannya. d. Latihan keempat (Bermain 2 Lawan 1) Cara melakukannya adalah sebagai berikut. 1. Tujuan permainan adalah usaha untuk melewati seorang pemain lawan. Latihan dilakukan dalam lapangan selebar 5 meter dan panjang 20 meter. 2. Dua pemein penyerang mulai dari (a) mencoba melati pemain lawan yang menghadang dengan cara menggiring dan mengoper bola diantara mereka menuju baris (b) 3. Lalu, mulai lagi dari garis (b)menuju garis (a) latihan ini dilakukan sebanyak 10 kali e. Latihan Kelima (Bermain 3 atau 4 Pemain Cara melakukannya adalah sebagai berikut. 1. Ukuran lapangan permainan 30 x 20 meter. Ditenagn lapangan dibuat sebuah lingkaran dengan diameter 8 meter. 2. Di tengah-tenganh lapangan tersebut diletakkan sebuah medicine ball, yaitu sebuah bola yang agak besar dan berat. 3. Tim yang terdiri dari 3 atau 4 pemain, bermain seperti biasa dan masing-masing tim berusaha untuk mengenai medicine ball tersebut dengan bola yang dimainkan. 4. Pemain dilarang memasuki lingkaran. Tim yang paling banyak dapat menganai medicine ball selama waktu tertentu dinyatakan sebagai pemenang. f. Latihan keenam (Bermain 3 Lawan 2 atau 4 Lawan 2 pemain Cara malakukannya adalah sebagai berikut. 1. Prinsip bermain sama dengan latihan sebelumnya, yaitu melatih kemampuan untuk bergerak ketempat kosong, kemampuan, mengotrol bola dalam suasana bermain, dan mengambil keputusan dengan cepat. 2. Permainan ini di lakukan dalam lapangan dengan batas ukuran sekitar 15 meter persegi dan dilakukan dengan gerakan bebas. 3. Pemain yang menguasai bola berusaha untuk tetap menguasainya dengan melakukan operan-operan kepada sesame sambil berusa untuk mencari posisi. Pemaian lawan mencoba untuk merebut bola. 2. Peraturan Permaianan Sepakbola Pada buku penjas kelas VIII ini akan dipaparkan peraturan permainan yang berkenaan dengan pelanggaran-pelangaran dan tendangan bebas. Secara rinci, peraturan-peraturan tersebut adalah sebagai berikut. a. Pelangaran-pelanggaran dan kelakuan tidak sopan 1. Seorang pemain dengan sengaja melakukan salah satu dari sembilan pelanggaran dibawah ini. a) Menyepak / mencoba menyepak lawan. b) Menjegal / menjatuhkan lawan dengan kaki kiri dari depan atau belakang. c) Melompati seorang pemain lawan d) Menyerang pemain lawan dengan kasar atau berbahaya. e) Menyerang lawan dari belakang, kecuali jika ia mengahalang-halangi. f) Memukul atau mencoba memukul lawan. g) Memegang lawan. h) Mendorong lawan. i) Memegang bola, yaitu membawa, memukul, atau mendorong bola dengan tangan. 2. Seorang pemain yang melakukan satu dari lima pelanggarn berikut. a) Cara bermain yang dianggap berbahaya. b) Menyerang secara jajar dengan bahu sewaktu bola tidak berada dalam jarak permainan dan tidak memainkan bola. c) Dengan sengaja menghalang-halangi lawan sewaktu tidak memainkan bola. d) Menyerang penjaga gawang, kecuali jika ia: 1) Sedang memegang bola 2) Menghalang-halangi seorang lawan; dan 3) Melintas keluar dari daerah gawang. e) Semena-mena dalam melakukan siasat selagi bermain sebagai penjaga gawang. 3. Seorang pemain harus diberikan peringatan, apabila ia: a) Masuk, keluar, dan masuk kembali ke lapangan permainan dan selama permainan berlangsung tanpa seizin wasit; b) Tetap terus-menerus melanggar peraturan permainan; c) Menunjukkan dengan kata kasar atau perbuatan akan ketidak setujuan atas keputusan wasit; dan d) Bersalah karena tindakan tidak sopan. 4. Seorang pemain harus dikeluarkan dari lapangan pertandingan bila: a) Menurut pendapat wasit bersalah karena tindakan kasar atau permainan kotor; b) Menggunakan kata-kata kotor atau kasar; dan c) Tetap melakukan tingkah laku tidak pantas setelah menerima peringatan. b. Tendangan Bebas 1) Tendangan bebas diartikan sebagai tendangan yang bebas dari gangguan lawan sekurang-kurangnya 9,15 meter. 2) Tendangan dibagi menjadi dua macam, yaitu tendangan bebas langsung dan tendangan bebas tidak langsung., bola tersebut dimainkan oleh : a) Pihak bertahan, maka tendangan tersebut diulangi dan b) Pihak pnyerang, maka dihukum dengan tendangan bebas tidak langsung ditempat kejadian. c. Tendangan hukuman Peraturan pelaksanaan pelaksanaan tendangan hukuman, diantaranya berikut ini. 1) Tendangan hukuman harus diambil dari titik tendangan hukuman. 2) Kecuali pemain yang melakukan tendangan hukuman dan penjaga gawang, semua pemain harus berdiri diluar daerah tendangan hukuman paling sedikit berjarak 9,15 meter dan letak bola dan di dalam lapangan permainan. 3) Penjaga gawang harus tetap berada diatas garis gawang sampai bola ditendang. 4) Tendangan hukuman harus ditendang ke depan. 5) Pemberian isyarat untuk mengambil tendangan hukuman baru diberikan jika kedudukan para pemain telah sesuai dengan peraturan. d. Pelanggaran dari pihak penahanan Pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penahanan, antara lain sebagai berikut. 1) Penjaga gawang memindahkan kedua kakinya (bergerak) sebelum bola ditendang. 2) Penahanan masuk ke daerah tendangan hukuman sebelum bola ditendang. 3) Perbuatan, sikap, atau ucapan yang tidak sopan pada saat dilakukan tendangan hukuman. e. Pelanggaran dari pihak penyerang Pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penyerang, antara lain sebagai berikut. 1) Penyerang masuk ke daerah tendangan hukuman sebelum bola ditendang. 2) Bola tidak ditendang ke depan 3) Pemain yang mengambil tendangan hukuman melakukan gerakan yang membingungkan penjaga gawang. 4) Perbuatan, sikap, atau ucapan yang tidak sopan pada saat dilakukan tendangan hukuman. f. Pelanggaran yang terjadi saat tendangan hukuman dilaksanakan Jika terjadi pelanggaran pada saat tendangan hukuman dilakukan, wasit harus menentukan keputusan sebagai berikut. 1) Pelanggaran dari pihak penahan, yang disebabkan hal-hal berikut ini. a) Jika bola masuk dalam gawang, gol tetap sah. b) Jika bola keluar dari samping atau atas gawang dan tidak masuk, tendangan hukuman diulangi. c) Jika bola mental pada gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, tendangan gawang diulangi. A. SEPAK BOLA 1. Teknik-Teknik Dasar Sepak Bola (lanjutan) Beberapa contoh latihan bermain sepak bola dengan kelompok kecil, baik untuk pemain penyerang , pemain tengah , maupun untuk pemain bertahan , diantaranya berikut ini . a. Latihan Pertama (Bermain 2 Lawan 1) Cara melakukan adalah sebagai berikut. 1. Pemain A dan B berada pada jarak 10 meter . 2. Pemain C yang merupakan lawan petugas merebut bola yang dimainkan pemain A dan B. 3. Pemain A menguasai bola. Pemain C datang meyerang kearah A. Pemain B yang bebas bergerak mencari tempat ke B. 4. Melihat gerakan B, pemain A mengirim bola kearah B, pemain C kemudian menghadang B.Pemain A berlari ke A untuk dapat menerima bola dari pemain B. 5. Jika C berhasil merebut bola pemain yang melakukan kesalahan menggantikan pemain C. 6. Jika C berhasil merebut bola dalam waktu cukup lama, posisi di gantikan oleh salah seorang pemain yang mempunyai bola. b. Latihan Kedua (Bermain 3 Lawan 1) Cara melakukannya adalah sebagai berikut 1. Pemain A,B, dan C membentuk segitiga yang cukup luas, sedangkan seorang pemain lagi, yaitu D sebagai lawan yang akan merebut bola. 2. Ketiga pemain salain mengoper bola, sedangkan pemain C berusaha merebut bola tersebut. 3. Formasi segitiga yang dibentuk oleh ketiga pemain tersebut dapat berubah bentuk. Lalu, dibentuk lagi untuk memberi kemungkinan bagi pemain yang menguasai bola agar mengoper bola ke dua arah. 4. Pada saat pemain A mengoper bola paada B, pemain C segera bergerak dari posisi pertama ke C. Dengan demikian pemain B mempunyai dua kemungkinan untuk mengoper bola,yaitu ke pada C, atau kembali ke pemain A. c. Latihan Ketiga (Bermain 3 Lawan 1) Cara melakukannya adalah sebagai berikut. 1. Formasi sama dengan latihan 2. Pada lawan3 ini, pemain A yang menguasai bola menggiring bola tersebut kearah pemain D, agar pemain D menyerang. 2. Pemain A pada saat diserang oleh pemain D dapat melakukan operan ke B. setelah itu pemain A melanjutkan gerakannya mencari tempat untuk membantu teman yang menguasai bola. 3. Pemain B yang sekarang menguasai bola dapat memutuskan apakah akan menggriring bola kearah lawan, atau melakukan operan kepada salah seorang temannya. d. Latihan keempat (Bermain 2 Lawan 1) Cara melakukannya adalah sebagai berikut. 1. Tujuan permainan adalah usaha untuk melewati seorang pemain lawan. Latihan dilakukan dalam lapangan selebar 5 meter dan panjang 20 meter. 2. Dua pemein penyerang mulai dari (a) mencoba melati pemain lawan yang menghadang dengan cara menggiring dan mengoper bola diantara mereka menuju baris (b) 3. Lalu, mulai lagi dari garis (b)menuju garis (a) latihan ini dilakukan sebanyak 10 kali e. Latihan Kelima (Bermain 3 atau 4 Pemain Cara melakukannya adalah sebagai berikut. 1. Ukuran lapangan permainan 30 x 20 meter. Ditenagn lapangan dibuat sebuah lingkaran dengan diameter 8 meter. 2. Di tengah-tenganh lapangan tersebut diletakkan sebuah medicine ball, yaitu sebuah bola yang agak besar dan berat. 3. Tim yang terdiri dari 3 atau 4 pemain, bermain seperti biasa dan masing-masing tim berusaha untuk mengenai medicine ball tersebut dengan bola yang dimainkan. 4. Pemain dilarang memasuki lingkaran. Tim yang paling banyak dapat menganai medicine ball selama waktu tertentu dinyatakan sebagai pemenang. f. Latihan keenam (Bermain 3 Lawan 2 atau 4 Lawan 2 pemain Cara malakukannya adalah sebagai berikut. 1. Prinsip bermain sama dengan latihan sebelumnya, yaitu melatih kemampuan untuk bergerak ketempat kosong, kemampuan, mengotrol bola dalam suasana bermain, dan mengambil keputusan dengan cepat. 2. Permainan ini di lakukan dalam lapangan dengan batas ukuran sekitar 15 meter persegi dan dilakukan dengan gerakan bebas. 3. Pemain yang menguasai bola berusaha untuk tetap menguasainya dengan melakukan operan-operan kepada sesame sambil berusa untuk mencari posisi. Pemaian lawan mencoba untuk merebut bola. 2. Peraturan Permaianan Sepakbola Pada buku penjas kelas VIII ini akan dipaparkan peraturan permainan yang berkenaan dengan pelanggaran-pelangaran dan tendangan bebas. Secara rinci, peraturan-peraturan tersebut adalah sebagai berikut. a. Pelangaran-pelanggaran dan kelakuan tidak sopan 1. Seorang pemain dengan sengaja melakukan salah satu dari sembilan pelanggaran dibawah ini. a) Menyepak / mencoba menyepak lawan. b) Menjegal / menjatuhkan lawan dengan kaki kiri dari depan atau belakang. c) Melompati seorang pemain lawan d) Menyerang pemain lawan dengan kasar atau berbahaya. e) Menyerang lawan dari belakang, kecuali jika ia mengahalang-halangi. f) Memukul atau mencoba memukul lawan. g) Memegang lawan. h) Mendorong lawan. i) Memegang bola, yaitu membawa, memukul, atau mendorong bola dengan tangan. 2. Seorang pemain yang melakukan satu dari lima pelanggarn berikut. a) Cara bermain yang dianggap berbahaya. b) Menyerang secara jajar dengan bahu sewaktu bola tidak berada dalam jarak permainan dan tidak memainkan bola. c) Dengan sengaja menghalang-halangi lawan sewaktu tidak memainkan bola. d) Menyerang penjaga gawang, kecuali jika ia: 1) Sedang memegang bola 2) Menghalang-halangi seorang lawan; dan 3) Melintas keluar dari daerah gawang. e) Semena-mena dalam melakukan siasat selagi bermain sebagai penjaga gawang. 3. Seorang pemain harus diberikan peringatan, apabila ia: a) Masuk, keluar, dan masuk kembali ke lapangan permainan dan selama permainan berlangsung tanpa seizin wasit; b) Tetap terus-menerus melanggar peraturan permainan; c) Menunjukkan dengan kata kasar atau perbuatan akan ketidak setujuan atas keputusan wasit; dan d) Bersalah karena tindakan tidak sopan. 4. Seorang pemain harus dikeluarkan dari lapangan pertandingan bila: a) Menurut pendapat wasit bersalah karena tindakan kasar atau permainan kotor; b) Menggunakan kata-kata kotor atau kasar; dan c) Tetap melakukan tingkah laku tidak pantas setelah menerima peringatan. b. Tendangan Bebas 1) Tendangan bebas diartikan sebagai tendangan yang bebas dari gangguan lawan sekurang-kurangnya 9,15 meter. 2) Tendangan dibagi menjadi dua macam, yaitu tendangan bebas langsung dan tendangan bebas tidak langsung., bola tersebut dimainkan oleh : a) Pihak bertahan, maka tendangan tersebut diulangi dan b) Pihak pnyerang, maka dihukum dengan tendangan bebas tidak langsung ditempat kejadian. c. Tendangan hukuman Peraturan pelaksanaan pelaksanaan tendangan hukuman, diantaranya berikut ini. 1) Tendangan hukuman harus diambil dari titik tendangan hukuman. 2) Kecuali pemain yang melakukan tendangan hukuman dan penjaga gawang, semua pemain harus berdiri diluar daerah tendangan hukuman paling sedikit berjarak 9,15 meter dan letak bola dan di dalam lapangan permainan. 3) Penjaga gawang harus tetap berada diatas garis gawang sampai bola ditendang. 4) Tendangan hukuman harus ditendang ke depan. 5) Pemberian isyarat untuk mengambil tendangan hukuman baru diberikan jika kedudukan para pemain telah sesuai dengan peraturan. d. Pelanggaran dari pihak penahanan Pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penahanan, antara lain sebagai berikut. 1) Penjaga gawang memindahkan kedua kakinya (bergerak) sebelum bola ditendang. 2) Penahanan masuk ke daerah tendangan hukuman sebelum bola ditendang. 3) Perbuatan, sikap, atau ucapan yang tidak sopan pada saat dilakukan tendangan hukuman. e. Pelanggaran dari pihak penyerang Pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penyerang, antara lain sebagai berikut. 1) Penyerang masuk ke daerah tendangan hukuman sebelum bola ditendang. 2) Bola tidak ditendang ke depan 3) Pemain yang mengambil tendangan hukuman melakukan gerakan yang membingungkan penjaga gawang. 4) Perbuatan, sikap, atau ucapan yang tidak sopan pada saat dilakukan tendangan hukuman. f. Pelanggaran yang terjadi saat tendangan hukuman dilaksanakan Jika terjadi pelanggaran pada saat tendangan hukuman dilakukan, wasit harus menentukan keputusan sebagai berikut. 1) Pelanggaran dari pihak penahan, yang disebabkan hal-hal berikut ini. a) Jika bola masuk dalam gawang, gol tetap sah. b) Jika bola keluar dari samping atau atas gawang dan tidak masuk, tendangan hukuman diulangi. c) Jika bola mental pada gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, tendangan gawang diulangi. 2) Pelanggaran dari pihak penahan, yang disebabkan hal-hal berikut ini. a) Jika bola masuk dalam gawang, tendangan hukuman diulangi. b) Jika bola keluar dari samping atau atas gawang (tidak masuk), tendangan gawang untuk penahan. c) Jika bola mental pada gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, wasit menghentikan permainan. Selanjutnya, wasit memberikan tendangan bebas tidak langsung kepada pihak penahan. 3) Pelanggaran bersama dari pihak penahan dan penyerang. Jika hal itu terjadi baik bola itu masuk, keluar, atau mental pada gawang, tendangan hukuman diulang. 4) Jika tendangan hukuman diulangi, baik penjaga gawang maupun penendang hukuman boleh diganti dengan pemain lain. 2) Pelanggaran dari pihak penahan, yang disebabkan hal-hal berikut ini. a) Jika bola masuk dalam gawang, tendangan hukuman diulangi. b) Jika bola keluar dari samping atau atas gawang (tidak masuk), tendangan gawang untuk penahan. c) Jika bola mental pada gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, wasit menghentikan permainan. Selanjutnya, wasit memberikan tendangan bebas tidak langsung kepada pihak penahan. 3) Pelanggaran bersama dari pihak penahan dan penyerang. Jika hal itu terjadi baik bola itu masuk, keluar, atau mental pada gawang, tendangan hukuman diulang. 4) Jika tendangan hukuman diulangi, baik penjaga gawang maupun penendang hukuman boleh diganti dengan pemain lain.

About these ads
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: